Ratusan Kicau Mania Ramaikan Piala Danramil Cup di Taman Bunga Tenjo Resmi Palabuhanratu
KABUPATEN SUKABUMI – Ratusan penghobi burung berkicau atau kicau mania memadati kawasan Taman Bunga Tenjo Resmi, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026).
Keramaian tersebut terjadi dalam gelaran Kontes Burung Kicauan “Piala Danramil Palabuhanratu Cup” yang diselenggarakan Komunitas Kicau Mania Ratu Arena Palabuhanratu.
Sejak pagi, para peserta dan komunitas pecinta burung berkicau berdatangan ke lokasi. Tidak hanya berasal dari wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya, peserta juga datang dari berbagai daerah di Jawa Barat hingga Banten.
Sejumlah peserta tercatat datang dari kawasan Pajampangan, Kota Sukabumi, Cianjur, Bogor, hingga Banten. Kehadiran peserta dari luar daerah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme kicau mania terhadap event yang digelar di kawasan wisata Palabuhanratu tersebut.
Dalam kontes itu, panitia menyediakan berbagai kategori perlombaan burung kicauan. Dua kelas yang menjadi perhatian dan banyak diminati peserta yakni Murai Batu dan Shogun.
Persaingan antarburung berlangsung meriah. Para peserta tampak serius mempersiapkan burung andalannya masing-masing agar mampu tampil maksimal di hadapan para juri.
Salah seorang peserta asal Jampang, Dede, menjadi salah satu peserta yang berhasil membawa pulang prestasi. Burung Murai Batu miliknya yang diberi nama “Jenglot” berhasil meraih Juara 1 kategori MB Muda Ranggalawe.
Dede mengaku senang atas prestasi yang diraih burung kesayangannya tersebut. Ia mengatakan sengaja datang dari Jampang untuk mengikuti gelaran Piala Danramil Palabuhanratu Cup.
«“Alhamdulillah saya sangat senang sekali burung saya Jenglot bisa jadi juara. Saya dari Jampang sengaja datang ke event Piala Danramil Palabuhanratu. Semoga ke depannya ada lagi event seperti ini,” ujar Dede.»
Bukan Sekadar Kontes, Dorong Silaturahmi dan UMKM
Ketua Komunitas Kicau Mania Ratu Arena Palabuhanratu, Topik Agus alias Apong, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan sebagai ajang perlombaan burung berkicau.
Menurutnya, kontes tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarkomunitas dan penghobi burung dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah ratusan peserta datang, terutama dari luar daerah. Acara ini juga bisa menarik wisata karena banyak peserta bawa keluarga sekalian liburan,” kata Apong.
Ia menilai kehadiran peserta dari luar daerah memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Peserta yang datang bersama keluarga tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga berpotensi mengunjungi sejumlah destinasi wisata serta menggunakan berbagai jasa dan membeli produk UMKM lokal.
“Dampaknya positif bagi pariwisata Palabuhanratu dan UMKM sekitar,” tambahnya.
Apong berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan skala yang semakin besar. Ia bahkan menargetkan Ratu Arena dapat menyelenggarakan event tingkat provinsi maupun nasional di Palabuhanratu.
“Kita ingin ada lagi event tingkat provinsi atau nasional. Mungkin Piala Kapolres Cup, Bupati Cup, atau Dandim Cup. Kita minta arahan dan dukungan dari Pak Bupati, Kapolres, dan Dandim,” ungkapnya.
Minta Perhatian untuk Fasilitas Taman Bunga Tenjo Resmi
Di tengah suksesnya pelaksanaan kontes, Apong juga menyampaikan harapan agar fasilitas di kawasan Taman Bunga Tenjo Resmi mendapat perhatian dari pemerintah dan instansi terkait.
Menurutnya, keberadaan fasilitas yang memadai sangat penting apabila lokasi tersebut hendak dikembangkan menjadi salah satu pusat kegiatan komunitas sekaligus mendukung sektor pariwisata Palabuhanratu.
Ia menyoroti sejumlah fasilitas yang perlu mendapat perbaikan, di antaranya sarana MCK dan lampu penerangan yang mengalami kerusakan.
“Kami minta dukungan kepada stakeholder dan dinas terkait, khususnya Perkim, agar taman ini benar-benar maju dan tidak terbengkalai,” tegas Apong.
Menurutnya, apabila fasilitas publik di kawasan tersebut dibenahi dan dikelola secara optimal, Taman Bunga Tenjo Resmi memiliki potensi menjadi lokasi berbagai kegiatan masyarakat, komunitas, maupun event yang mampu menarik pengunjung dari luar daerah.
Mendapat Dukungan DPRD Kabupaten Sukabumi
Gelaran Piala Danramil Palabuhanratu Cup juga mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Dapil 1 dari Fraksi Gerindra, H. Asep Rizwan Efendi atau H. Cuki, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
H. Cuki yang juga dikenal sebagai pecinta kicau mania menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan komunitas seperti kontes burung berkicau memiliki sejumlah dampak positif, khususnya apabila mampu mendatangkan peserta dari luar daerah.
“Saya mendukung penuh gelaran ini. Acara seperti ini positif, membantu peningkatan pariwisata dan UMKM di Palabuhanratu,” ujar H. Cuki.
Ia juga menyatakan akan mendorong adanya perhatian terhadap fasilitas taman-taman yang berada di kawasan Palabuhanratu.
“Nanti kita dorong Perkim untuk memfasilitasi perbaikan taman-taman di Palabuhanratu,” tambahnya.
Berpotensi Jadi Pusat Kicau Mania Jawa Barat
Suksesnya penyelenggaraan Piala Danramil Palabuhanratu Cup menjadi modal positif bagi Komunitas Kicau Mania Ratu Arena untuk mengembangkan kegiatan serupa di masa mendatang.
Dengan peserta yang datang dari berbagai wilayah, kegiatan tersebut tidak hanya mempertemukan para penghobi burung berkicau dalam sebuah kompetisi, tetapi juga membuka ruang silaturahmi antarkomunitas sekaligus berpotensi menggerakkan sektor pariwisata dan UMKM.
Komunitas berharap dukungan pemerintah, aparat kewilayahan, legislatif, serta stakeholder terkait dapat terus diberikan agar kegiatan kicau mania di Palabuhanratu berkembang semakin besar.
Ke depan, Palabuhanratu diharapkan tidak hanya dikenal sebagai kawasan wisata pantai, tetapi juga mampu menjadi salah satu pusat kegiatan kicau mania di Jawa Barat, dengan penyelenggaraan event yang lebih besar dan mampu menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia.














