KEHADIRAN DANDIM 0622 JADI MOMENTUM ISTIMEWA DALAM SEREN TAUN KASEPUHAN GELAR ALAM
KABUPATEN SUKABUMI, 4 OKTOBER 2026, Suasana penuh khidmat sekaligus meriah mewarnai pelaksanaan Seren Taun Kasepuhan Gelar Alam di Kabupaten Sukabumi, Minggu (4/10/2026).
Kehadiran Komandan Kodim (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., menjadi salah satu momentum yang paling mendapat perhatian masyarakat dan para peserta kegiatan adat.
Kedatangan orang nomor satu di jajaran Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi tersebut disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat adat, tokoh kasepuhan, para sesepuh, serta tamu undangan yang hadir dalam rangkaian upacara adat tersebut.
Seren Taun Kasepuhan Gelar Alam merupakan salah satu momentum penting dalam kehidupan masyarakat adat. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dijaga, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan masyarakat untuk mengungkapkan rasa syukur atas hasil bumi sekaligus mempererat hubungan antargenerasi.
Suasana semakin semarak ketika Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan adat. Kehadiran Letkol Inf Agung Ariwibowo dinilai memberikan warna tersendiri bagi pelaksanaan acara, terlebih karena kegiatan tersebut mempertemukan unsur TNI dengan masyarakat dalam suasana kebudayaan dan kearifan lokal.
Dengan mengenakan pakaian adat, Dandim 0622 tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh penghormatan terhadap prosesi adat yang tengah berlangsung. Masyarakat pun menyambut kehadirannya dengan hangat.
Beliau yang terlihat berjalan bersama anggota DPR RI, Hajah, Dewai Asmara ini menjadi Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan kedekatan antara Anggota DPR RI aparat kewilayahan dengan masyarakat.
Kehadiran TNI di tengah kegiatan masyarakat bukan hanya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi sosial serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Di tengah kemeriahan acara, rangkaian upacara adat berlangsung dengan nuansa sakral. Para sesepuh dan masyarakat adat menjalankan prosesi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Setiap tahapan kegiatan menjadi simbol penghormatan terhadap leluhur, alam, serta ungkapan rasa syukur atas keberlangsungan kehidupan masyarakat.
Kehadiran Dandim 0622 pun menjadi perhatian tersendiri. Sejumlah masyarakat tampak antusias menyambut dan mengabadikan momen tersebut. Interaksi yang terjalin antara Dandim dengan masyarakat menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int. menunjukkan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Kabupaten Sukabumi. Hal ini menjadi pesan bahwa pelestarian budaya dan kearifan lokal membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk unsur pemerintahan dan aparat kewilayahan.
Seren Taun juga menjadi momentum untuk mengingat pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam. Nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan kehidupan masyarakat agraris, khususnya dalam menjaga lingkungan dan menghargai sumber daya alam sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan.
Kemunculan Dandim 0622 dalam kegiatan tersebut turut memberikan pesan penting mengenai pentingnya membangun kebersamaan. TNI dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menjaga keutuhan wilayah, keamanan, serta keberlangsungan kehidupan sosial dan budaya di Kabupaten Sukabumi.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa tradisi adat masih memiliki tempat yang kuat di tengah perkembangan zaman.
Bagi masyarakat Kasepuhan Gelar Alam, pelaksanaan Seren Taun bukan sekadar seremoni tahunan. Di dalamnya terdapat nilai sejarah, budaya, spiritualitas, gotong royong, serta penghormatan terhadap alam yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kehadiran Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi pada pelaksanaan Seren Taun Kasepuhan Gelar Alam akhirnya menjadi salah satu momentum yang berkesan dalam kegiatan tersebut.
Selain mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat, momen itu juga menjadi gambaran bahwa keberagaman budaya dan tradisi lokal merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama.
Dengan semangat kebersamaan, pelaksanaan Seren Taun Kasepuhan Gelar Alam diharapkan terus menjadi ruang untuk memperkuat persatuan masyarakat, melestarikan warisan leluhur, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan budaya lokal di Kabupaten Sukabumi.
Kehadiran Dandim 0622 bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi simbol kedekatan, penghormatan terhadap budaya, dan semangat kebersamaan antara TNI dengan masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Jurnalis. U. Rahmawan


















